5 Fase yang Harus Dilewati untuk Bisa Benar-Benar Move On

Liga99blog.wordpress.com
Ketika baru putus cinta atau patah hati, orang-orang di sekitar banyak yang menyuruhmu untuk segera move on. Well, ngomong aja sih gampang ya. Tapi untuk bisa benar-benar move on juga pastinya butuh waktu dan proses.

Mengikhlaskan dan melupakan bukan hal yang bisa dilakukan dalam waktu singkat. Setidaknya ada lima fase yang harus dilewati. Sulit memang, tapi ya untuk bisa mengembalikan keadaan seperti semula harus ada banyak hal yang dilakukan.

Foto: copyright lifehack.org

Fase Penyangkalan (Denial)
Di fase ini, kamu masih belum bisa menerima kenyataan. Kamu merasa duniamu runtuh karena dia tak lagi bersamamu. Kamu merasa seakan baik-baik saja meski tak dapat dipungkiri hatimu remuk redam dibuatnya. Meski sudah tahu kalau keadaan tak lagi sama, kamu masih memaksa untuk membalik keadaan meski semuanya sia-sia.

Fase Kemarahan (Anger)
Kamu mulai marah. Menyalahkan banyak hal. Semua kenangan dan hal-hal buruk kembali masuk dalam ingatanmu. Kamu marah kepadanya, kamu marah dengan dirimu sendiri. Semuanya disalahkan. Rasanya nggak bisa menerima apa yang sudah terjadi tapi yang bisa kamu lakukan cuma marah-marah nggak jelas.

Fase Tawar Menawar (Bargaining)
Kamu berusaha untuk bernegosiasi. Mencoba untuk tawar menawar dengan keadaan dan kenyataan yang ada. Seperti mencoba untuk balikan dengannya lagi. Mencoba untuk berusaha memperbaiki keadaan. Bahkan mungkin kamu akan melibatkan teman-teman atau keluargamu untuk berusaha mengembalikan keadaan. Kamu merasa seakan masih ada jalan keluar yang bisa ditempuh.

Fase Depresi (Depression)
Di fase ini, kamu merasa sudah nggak punya kuasa lagi untuk membalikkan keadaan. Rasanya semua jalan yang ada buntu dan tak bisa ditempuh. Kamu merasa depresi. Merasa kesepian, kehilangan nafsu makan, susah tidur, pola makan jadi nggak karuan, dan sebagainya. Di fase ini, sebaiknya kamu juga mencari cara untuk membuat dirimu merasa lebih nyaman. Seperti berlibur, menikmati waktu melakukan hobi yang kamu suka, atau sekadar mencari udara segar ke tempat baru.

Fase Penerimaan (Acceptance)
Akhirnya, setelah jatuh bangun nggak karuan, kamu sudah masuk ke fase terakhir. Fase penerimaan di mana kamu mulai kembali stabil. Kamu pernah jatuh dan terpuruk tapi semua itu sudah berhasil kamu lewati. Kini, kamu sudah merasa lebih kuat. Semua yang berlalu sudah bisa kamu terima dengan ikhlas. Saatnya untuk kembali melangkah dan mengizinkan dirimu jatuh cinta lagi.

Ketika kamu berhasil melewati fase-fase tersebut, maka kamu sudah benar-benar bisa move on. Saatnya untuk menjalani hidup dan mendapatkan cinta yang baru, ya Ladies.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s